bad mood deeeh..

Hilangnya si Mood….

Pada saat-saat begitu banyak admin kantor bertumpuk, laporan training, laporan lokakarya, laporan bulanan…wah rasanya diri ini hampir-hampir tidak punya waktu lagi untuk meneruskan hobi menulis yang selama ini sedang dipaksa untuk dipupuk dan dikembangkan. Tapi karena hal-hal seperti diatas mengakibatkan rasa ingin menulis sirna perlahan-lahan memudar dan redup karena tertindih pekerjaan harian yang tidak ada henti-hentinya itu….

run out of ideas...

Satu-satunya jalan untuk mengembalikan mood menulis hanyalah dengan berdiam diri sejenak, berkontemplasi dan merenung….tapi mana mungkin ini dilakukan di saat bekerja bukan? Kecuali pekerjaan anda memang sesuai dengan minat dan bakat anda yang saya yakin di Indonesia jarang sekali kejadian seorang manusia mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan hobinya, ada sih…tapi tidak begitu signifikan rate-nya…

Jadi, kembali ke persoalan semula, bagaimana bisa mengembalikan perasaan untuk menulis di tengah segala kekacauan pikiran, pekerjaan dan setumpuk masalah di rumah yang harus dipikirkan dan diterjemahkan dalam tindakan-tindakan nyata, maka apa yang terjadi dengan berlatih menulis? Memproduksi tulisanmu sendiri? Membacanya dan kemudian menganggap tulisan itu tidak masuk akal dan kurang bagus sehingga akhirnya tulisan itu berakhir di recycle bin laptopmu…

Untung sekali ya, saat ini akibat kecanggihan teknologi, kita tidak perlu terlalu repot-repot menulis memakai pulpen dan kertas, betapa beruntungnya kita yang tinggal menulis dengan menekan tuts-tuts yang ada di laptop atau computer kita dan kemudian tulisan kita tinggal di edit langsung di depan laptop kita, jika ada salah tidak perlu dihapus dengan penghapus atau tip-ex (saya hampir lupa tip ex itu seperti apa…padahal saat SMA dulu kita sering sekali memakainya), setelah tulisan jadi, tinggal menggunakan printer untuk mencetak hasil tulisan kita….dan…voila…jadilah tulisan itu, tinggal dikirim ke siapa yang berkenan dan memerlukannya, atau tinggal buka internet dan mengirimkan tulisan kita ke siapa saja yang kita inginkan….what a world….!

Kendala saya dalam membuat tulisan dan laporan sama saja…jika terlalu lama di depan laptop dan internet, yang akhirnya membuat waktu saya banyak terbuang adalah si facebook dan teman-temannya…belum kalau ada teman yang mau chating di YM atau FB, belum mengecek email-email kita di email, yang kadang-kadang saya perhatikan teman-teman saya mempunyai alamat email lebih dari satu, sehingga bisa dibayangkan berapa banyak waktu yang akan terbuang percuma dengan membaca, mengamati, membalas email dan chating yang terjadi…dan ternyata itu menjadi godaan yang mengasyikan bagi para pekerja di perkantoran dewasa ini.

Saya tidak tahu berapa banyak produktifitas pekerjaan kita (termasuk produktifitas menulis) yang terbuang karena pengaruh aktifitas dunia maya ini…tapi saya sudah merasakan akibatnya….hahaha.. Apalagi ya yang membuat mood menulis hilang? Oh ya, kalau kita juga kehilangan ide dan tidak tahu mau menulis tentang apa lagi.

whooopsss....

Menulis laporan pekerjaan? Itu sama saja membunuh keinginan menulis kita karena alasan saya ingin bisa menulis karena saya tidak ingin hanya bisa menulis laporan saja….just waiting my talents! Bagaimana si ide ini bisa ditemukan kembali? Mungkin salah satunya harus sering jalan-jalan dan memperhatikan sekeliling kita ya? Kemudian menuliskannya di jurnal pribadi. Indah sekali bukan idenya? Masalahnya, sering kali saya jarang membuka jurnal pribadi saya sehingga ide yang sudah ditulis terlupakan dan…selamat tinggal ide cemerlang!

Ada teman menyarankan, kamu harus sering melatih menulis, coba usahakan seminggu sekali untuk membuat tulisan. Hmm…ide baik yang patut di coba, masalahnya seminggu ini sepertinya jadual kegiatan saya penuh sekali, dan satu-satunya hari yang saya bisa agak sedikit relaks adalah hari Sabtu sebagai hari libur nasional kita…tapi itu adalah hari keluarga…saya tidak ingin ditegur anak saya lagi jika membuka laptop di hari Sabtu yang merupakan hari anak saya mendapatkan waktunya untuk bisa bercengkrama dengan orang tuanya yang jarang ia dapatkan dalam 6 hari.

Yah, pada akhirnya, orang bijak mengatakan, Allah bisa karena biasa, jadi biasakanlah membuat tulisan….supaya kegiatan ini bisa menginternalisasi di dalam dirimu…jadi kesimpulannya…mood atau ngga mood…silahkan menulis, apa saja yang ada di pikiranmu! Di jamin, ia akan datang lagi, welcome home, Mood!

Palu, 1.30 a.m April 24th 09

(hihiiii..ini lagi bete berat nulisnya karena gak punya ide menulis..:) )