सेपोतोंग रोटी Facebook

Sepotong Roti Facebook Seorang teman lama tadi malam menelpon saya, saya agak kaget karena sudah lama kami tidak pernah bertemu dan mengobrol, meskipun ia adalah teman baik saya.
Yang membuat menarik percakapan tersebut adalah bagaimana ia mencurahkan persoalannya kepada saya, setelah ngalor-ngidul dengan percakapan pembuka, yang saya tidak mengerti arah pembicaraannya kemana, akhirnya ia mau terbuka juga.
Ternyata dia mau bertanya bagaimana caranya membuka facebook-nya yang passwordnya dia lupa….. Astaganaga! Hanya itu yang ada di pikiran saya, juga saya dan suami tertawa terbahak-bahak…karena jauh-jauh dari propinsi yang berbeda, seorang kawan bisa menelpon saya dimalam hari hanya untuk menanyakan bagaimana cara mencari kembali password facebooknya yang ia lupa….
Ia pun menyadari keluguan dan keanehannya karena pertanyaan seperti itu, ”makanya saya menelpon kamu…” karena saya sudah ditertawakan teman-teman di kantor dan orang di rumah karena kebodohan saya ini…” Saya akhirnya kasihan juga mendengar keluh kesahnya karena masalah facebook ini. Meskipun saya juga bilang padanya bahwa ini pertama kali dalam hidup saya mendengar kesulitan orang tentang facebook-nya.
Saya sudah beberapa kali membaca artikel di internet tentang bagaimana orang tergila-gila dan jadi maniak terhadap facebook, sebuah situs internet yang mempunyai kurang lebih 5 juta member di seluruh dunia dan yang mampu menghubungkan teman-teman lama maupun menjaring teman baru di seantero dunia.
Lucunya, teman saya bilang, “tolong mengertilah saya ini… hanya itu hiburan saya setelah bekerja seharian di kantor, dan saya pun baru-baru saja ikut facebook ini karena teman yang memperkenalkan, eh sedang asik-asiknya saya mengutak-atik barang ini, hanya 3 hari saya tinggalkan…saya lupa password saya… “ menarik juga melihat fenomena social yang terjadi terhadap manusia-manusia modern saat ini, yang membuang kejenuhan atau menghibur diri di dunia maya yang memang tidak terbatas itu.
Salah satunya melalui facebook, dengan begitu sosialisasi diri dengan sesama manusia lain bukan karena bertemu dengan manusia lainnya secara raga, tapi hanya sebatas pertemuan di alam internet yang tentunya kita tidak tahu sebenarnya orang tersebut seperti apa…apakah ini gejala social yang terjadi belakangan ini? Saya tidak tahu, tapi dari 20 orang pekerja di kantor kami, 15 orang adalah anggota member facebook termasuk saya, dan hanya 5 orang saja (termasuk janitor, sopir dan seorang team leader) yang tidak berkecimpung dalam kehebohan facebook ini entah karena mereka tidak mempunyai akses ke facebook ataupun menghindari kehebohan ini karena alasan tertentu..who knows?
Bagaimana dengan saya sendiri? Sebenarnya untuk ukuran facebooker saya orang yang tidak terlalu aktif, karena saya jarang menginvite orang untuk join di facebook saya, saya lebih banyak menerima invitation ketimbang invite, dan juga saya hanya membuka facebook saya jika ada orang invite (jadi kebalik kesitu-situ lagi) dan setelah saya membuka facebook saya tadi malam karena penasaran dengan apa yang terjadi dengan teman saya itu, saya baru menyadari bahwa teman-teman saya yang selama ini mengundang saya itu 80% berasal dari organisasi yang sama…
Untuk saya sendiri, menjadi member facebook hanyalah untuk supaya tidak ketinggalan zaman, at least kalau ada yang tanya, kamu ID facebooknya apa? Saya bisa menjawabnya, tapi sangat menarik melihat sudah mulai banyak orang jatuh cinta pada facebook, saya malah pernah mendapatkan email tentang “jika Tuhan mempunyai Facebook”…juga tentang bagaimana orang-orang tua di Amerika mempelajari facebook melalui kursus facebook…maka anda menjadi orang yang sangat “weird” jika tidak mempunyai facebook…hari gini gak punya facebook….??! Kata anak-anak muda sekarang..
Intinya tulisan saya saat ini adalah, kita harus bersiap-siap menghadapi zaman baru dimana kita hanya bertemu dan bersosialisasi dengan orang lain melalui internet dengan laptop atau desktopmu, mungkin kalau semua sudah punya facebook, tidak perlu lagi turun lapangan ke desa-desa, cukup mengecek saja apakah community kita sudah menjadi member group pertanian, peternakan, atau member sekolahnya sendiri…minta ampun!
Palu, pagi subuh 05.10 Mar 20th 09