Ketika kamu sekalian tidak dianggap sebagai kaumnya

Mereka datang membawa amuk dengan murka dan lupa

Dan aku…

dengan muka yang penuh muak,

menatap kaum-kaum yang mengaum saling membelah mencari darah

Ketika hukum yang telah kumuh menjadi jimat,

bagi sang hakim telah kehilangan hikmah,

Keadilan pun bagai sihir sang dukun yang tanpa tahu…

awal mula dan tanpa malu

membuat mual para hamba Allah

yang merindukan keadilan….


12971379671137971753 

MUAK…

 

(these spectacular words were from a friend to a friend for friends in this friendless country…)

 

*published in:

http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/3/2357/muka_muak