Jika anda biasa berselancar di situs-situs sastra dan puisi yang bertebaran di seantero dunia. Anda pasti tidak asing dengan poemhunter.com. Sebuah situs yang beranggotakan 78,455 penyair dan 797,579 puisi dari seluruh dunia. Anda akan bertemu dengan banyak penyair-penyair yang senior maupun junior, juga yang terkenal dan yang masih belajar belajar, dan ada pula yang sudah meninggal sejak dahulu kala.

Uniknya, semua tokoh-tokoh penyair terkenal dunia juga karya-karyanya dimasukkan dalam situs ini, dan kemudian setiap hari akan ada rating untuk puisi yang ter-hot, terpopuler, Puisi hari ini, Top 500 Puisi dan ini yang unik juga, anggota terpopuler.

Hari ini saya lihat, puisinya Robert Frost dengan judul “the road not taken” masih bertengger di urutan pertama. Peringkat kedua diduduki oleh Kahlil Gibran dengan puisi “a tear and a smile”. Penyair paling populer diduduki oleh Terrence George Craddock dari New Zealand dan Kahlil Gibran. Sedangkan kolom Puisi hari ini (Poem of the Day) di isi oleh “an enigma” dari sajaknya Edgar Allan Poe sang penyair Amerika yang terkenal itu. Top 500 Poem (puisi) di peringkat pertama “phenomenal woman” dari Maya Angelou ( my salute to her so deeply deh) dan Pablo Nueda di peringkat ketiga dengan puisinya ‘if you forget me’.

Yang menarik adalah di kolom anggota terpopuler (Popular Members) diisi oleh 5 orang Indonesia (hebat ya, ini berarti orang Indonesia dalam hal sastra internet sudah lumayanlah mengisi dunia perpuisian saat ini), dan peringkat paling atas adalah Maria Sudibyo, asal Bandung berusia 28 tahun. Pada saat saya mengklik puisi-puisinya, luar biasa, yang tercantum disana adalah 741 puisi karya gadis Bandung ini. Dan setelah membaca beberapa karyanya, puisi-puisi tersebut bukan main-main. Hebat menurut saya, selain jumlah puisinya yang lumayan banyak (banyak banget malah untuk ukuran saya…), kata-kata yang dipilihnya juga penuh diksi yang menawan dan juga kontemporer, seperti dalam biografinya dia sebutkan:

i hope you find something to be read with your heart. good luck!

 

quote:
Sincerity is a power to say something is beautiful even it’s ugly

Puisinya yang menarik perhatian saya adalah yang ini, mungkin ia ingin kontribusikan pada pejuang kemanusiaan dari Indonesia, Munir.

Burned Flower

to Munir

Burned flower

Flamed strongly

Before time claims its doom

Not yet fade, not yet wither

Vanish without ever full bloom

But never disappeared, never defeated

From fire that tortured

The beauty of the truth

 

Maria Sudibyo, menurut saya telah ikut mengharumkan nama Indonesia meskipun hanya di dunia maya. Dengan karya-karyanya ini setidaknya ia sudah turut memperkenalkan puisi-puisi Indonesia di kancah sastra dunia. Untuk saat ini dia merupakan penyair nomor urut 409 dunia dari 500 penyair di situs ini. Ini dihitung berdasarkan Top 500 Poem tersebut yang isinya dari Maya Angelou, Kahlil Gibran, Robert Frost dan penyair-penyair dunia lainnya. Lumayan ya?

Ayo, para penyair Indonesia, perkenalkan juga puisi-puisimu di ruang sastra dunia seperti di PoemHunter.com. Banyak juga situs-situs sastra atau puisi yang dapat kita masuki, itulah ajang puisi dunia saat ini, dimana dunia internet juga sudah menjamah area sastra termasuk di dalamnya, puisi!

Salam Sastra

 


dipublished juga disini