Empat Buku Keren yang Harus Dibaca Minggu ini

Seminggu ini cukup melelahkan tubuh dan pikiran dalam mengikuti pelatihan yang diadakan organisasi kami. Tapi pekerjaanpun masih tetap berlanjut selama dua minggu ke depan. Hmmm, saya berpikir daripada jalan-jalan kemana-mana yang penuh kemacetan di Jakarta raya nan luas dan padat serta macet ngga ketulungan ini, obat paling mujarab untuk membunuh kebosanan dan tentunya menyenangkan adalah membaca buku, selain tentu saja browsing 🙂

Jadi apa yang saya lakukan hari ini? Saya pergi ke toko buku Gramedia, thank God, hotel yang kami tempati terletak di belakang sebuah mal yang lumayan lengkap di bilangan BSD City Tangerang ini. Wah senang sekali, dari kamar saya ini saya bisa melihat toko buku Gramedia yang lumayan lengkap hehehe. Tentunya, kalau mungkin orang lain ke mal untuk membeli baju, aksesoris dan lain-lain, saya biasanya langsung melangkahkan kaki ke toko buku dan ngendon disana beberapa jam untuk memilih-milih buku, menimbang-nimbang antara keinginan dan kemampuan isi dompet.

Setelah pilih sana pilih sini, ada empat buku yang membuat saya tertarik untuk membacanya, lihat nih…saya sengaja abadikan disini supaya lebih tertantang nantinya untuk membacanya 🙂

1330768688811917718

Buku pertama sepertinya serius sekali ya, judulnya Sastra Kita, Kritik dan Lokalitas-pengarangnya Pak Suhardi. Lucu sekali menurut saya buku ini, dia terletak di rak buku dengan tulisan Sastra di atasnya. Tempat rak ini mojok banget di paling dalam toko buku besar ini. Hanya satu rak saja untuk sastra, disamping nya buku rak novel yang panjang dan besar. Isi rak sastra ini saja hanya beberapa karya Pram, Kahlil Gibran, novel-novel baru yang saya baru kenal penulisnya, dan beberapa cerpen. Aneh sekali, tulisan-tulisan tentang sastra Indonesia hanya satu ini saja. Tidak ada kritik sastra, tidak ada telaah sastra atau lainnya. Mungkin kurang peminat ya? Akhirnya ku ambil buku ini untuk menambah pengetahuanku tentang kritik sastra Indonesia.

Setelah itu buku kedua yang menarik perhatianku adalah ‘Ronggeng Dukuh Paruk’ , buku yang sudah lama menghentak dunia sastra Indonesia karena kevulgarannya (katanya, karena saya belum baca) dan menjadi inspirasi film ‘Sang Penari’. Yang membuatku tertarik untuk membeli buku ini adalah iklan di back covernya yang menuliskan demikian: Novel ini merupakan penyatuan trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari dan Jentera Bianglala, dengan memasukkan kembali bagian-bagian yang tersensor selama 22 tahun… Nah, menarik bukan? apa sih sebenarnya yang membuat novel Ahmad Tohari dulu ini pernah disensor dan dianggap sebagai karya yang kontroversi? saya sangat ingin mengetahuinya. Juga menarik karena ternyata buku ini merupakan penyatuan 3 novel Ahmad Tohari itu. Dan sungguh, kalau sampai hasil bacaan saya ternyata buruk…saya sungguh-sungguh tidak akan merekomendasikannya. Beneran deh 🙂 soalnya, buku ini dan dua buku yang saya sebutkan dibawah termasuk dalam kumpulan buku Best Seller lho, pas saya masuk toko buku,langsung melihat tampilan cantik buku-buku ini di tempat terhormat, Best Seller dan Buku Terlaris, hebat ya?

Dua buku terakhir menurut saya adalah buku-buku yang agak ringan, pengantar tidur atau kalau lagi bete baca yang berat-berat. Saya pikir tadinya ini novel chick lit gitu jadi untuk anak-anak remaja. Tapi ternyata tidak, meskipun pastinya akan membawa awet muda sih, karena lucunya ngga ketulungan. Saya membaca beberapa lembar bagian buku ”Pocong bukan Pocong’ di Yogya, dan kala itu membuat saya terbahak-bahak saking lucunya, tapi karena itu cuma punya teman ya saya harus balikin. Tapi dalam hati berjanji kalau ketemu toko buku gede saya pasti akan mencari dan membelinya. Kocaka abis deh, sungguh! dimana lagi bisa nemuin pocong maen twitter ya?

Buku yang terakhir judulnya ‘My Stupid Boss-Chaos@work‘ – karena ini juga buku yang lucu-lucuan, saya pikir ini buku lumayan sukses juga karena sudah sampai jilid 4. Yang saya beli ini jilid ke 4 dengan tema Trust no one, Suspect Everyone…siap-siap untuk ketawa terguling-guling kalau lagi delay pesawat (moga-moga tidak di kelas yang sedang sunyi sepi ngerjain pre-post test, haha)

Nah, begitulah. Semoga 4 buku ini akan membuat cerah malam-malamku di sini. Wish me luck for those nice books ya temans…

Oh ya, at last but not the least, saya kemarin meminjam buku dari organisasi saya. Wah sepertinya menarik sekali karena judulnya mengundang saya untuk membacanya. Judulnya tuh ‘Creative Wisdom for Writers‘, dibawahnya ditulis…Menulis itu Jenius. Wooow…keren ya, bayangkan, kalau semua penulis itu disebut jenius hehe. Bukunya Roland Fishman ini mengingatkan saya dengan buku yang pernah saya buat resensinya disini dulu, judulnya ‘Dance First, Think Later’. Mirip lah, karena isinya tentang kutipan-kutipan lucu, kreatif dan mengobarkan semangat menulis. Saya rekomendasikan deh untuk membacanya. Untuk memotivasi kita aja supaya tidak bosan menulis.

1330770541686903522

Selamat berburu buku bagi yang hobi baca buku dan menulis. Bagusnya supaya kita ngga lupa, setelah membaca kita buat resensi bukunya. Pasti asik lho, kadang-kadang saya suka membuatnya atau mendiskusikannya dengan teman-teman komunitas kami di nombaca.org. Senang lho bisa membagikan apa yang kita baca dan apa pembelajaran yang kita dapatkan kalau sudah kita selesaikan membaca buku kita.

Salam membaca dan selamat berakhir pekan

Bilangan BSD City, 030312

Advertisements
Categories: Tags: , ,

9 Comments

  1. Saat baru lihat foto dan belum membaca tulisan Mbak saya sudah pingin tanya tentang buku ‘Pocong Juga Pocong’. Mau yang dua itulah hehehe yang lucu, lagi malas baca buku serius hehe

    1. iya lucu banget tuh..hehhee…pokoknya ga rugi deh hehe..

      nich contohnya:

      …nama gue Poconggg. Gue adalah pocong. Buat kalian yang masih bingung, gue jelasin, ‘Poconggg’ adalah sebuah nama dan ‘Pocong’ adalah jenis species.
      …Berkaitan dengan masalah satuan, giliran gue yang bingung. Awalnya gue sempet ngaku kalo gue adalah seorang pocong. Gue digampar. Dengan pedenya gue bilang “seorang” padahal jelas-jelas gue bukan orang. Ada yang nyaranin make istilah seekor pocong. Giliran gue yang pengin ngegampar. Dalam hal ini gue harus bener-bener selektif supaya gue terlihat sedikit..sangar. Mungkin agak aneh, tapi impian gue emang cuman itu, terlihat sangar. Gue pengin suatu saat kalo lagi dinas dan nunjukin muka, ada orang yang nangis dan ketakutan sambil teriak, ‘MAMAAA, ADA SETAN!!! SANGAR BANGEEET!!! SEREM BANGETT!! AKU TAKUTTT, MAAAA!!! MAMAAAA!!! NIKAHKAH AKU SEKARANG!!! AKU TAKUT!!!
      …Bukan yang selama ini gue dapet. Tiap gue nunjukin diri buat nakutin, gue cuma dapet respon, ‘Loh, kayaknya guling gue tadi di kamar deh, siapa yang mindahin ke halaman?’
      Ini. Dalem. Banget…
      ….Gue sempet depresi mikirin ini. Segala macem usaha udah gue lakuin buat nemuin jati diri. Sampe akhirnya gue nemuin istilah yang pas. Semacam pengakuan dan identitas! Akhirnya dipilihlah sebuah gelar yang sangat fenomenal, ‘Seikat Pocong’.

      (hal. 2-3)

      ha ha ha…. 😀

    1. oh ya? perasaan wkt bln lalu ke blok m plaza ga ada deh…penasaran jg yg di Blok M Plaza, ntar aku cari deh
      kalau di pasar Senen…hunting nya itu yg bener2 harus berjibaku hehe…kalo lg banyak orang sesak nafas disitu 😀
      thanks ya mas utk info-nya 😉

      1. basement… jangan yang di atas… di lantai tiga malah nemu yang jual kura-kura ntar…
        Di Rawamangun, deket TUK kali ya… juga katanya ada… (walaupun kemarin udah bulak-balik 6 kilo kagak nemu-nemu tuh toko buku yang katanya jual bukunya Syumandjaya (yang mbahas Chairil itu (lupa judulnya, bukunya di rumah) 1500 perak)

        saran: jangan beli buku palsu…
        tahunya palsu darimana?
        jawab: feeling, blur tidaknya sampul… kualitas kertas… kualitas cetakan…

        selamat berhunting… sejuta rupiah bisa seketika lenyap dari rekening kalau pas lagi banyak buku bagus dan libido huntingnya lagi meledak-ledak… 😀

        oya info:

        Islamic Book Fair
        9-18 Maret 2012 @ Istora Senayan JKT. Ajang silaturahim penerbit, penulis, dan penikmat buku. The Biggest Book Fair in South East Asia. CP. 021-47862881

        Jumat 9 Maret 2012, pukul 14-18.00 anugerah tokoh perbukuan dan talkshow, panggung utama IBF

        Jakarta Book Fair
        INFO PAMERAN BUKU : ISLAMICBOOKFAIR TGL: 9 -18 MARET 2012, JAKARTABOOKFAIR TGL: 23 JUNI – 1 JULI 2012 ISTORA SENAYAN JAKARTA

        Brrr…

        1. woow kamu suka hunting buku jg rupanya ya mas? wah asik juga, thanks banget utk info dan tips2 yg sangat berharga itu hehehe…sepertinya perlu berguru padamu utk yg begitu2…
          cool….

  2. mas Johny, aku ke Blok M Plaza minggu lalu tapi kok ngga ada ya tempat bukunya? di basement kan? ngomong2 di Blok M Plaza atau Blok M Square sih??…..
    I’ve been lost jadinya hiksss….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s