Bagaimana mengukurnya?

Penulis 2 tahun lalu pernah di undang oleh Kementrian Negara Perempuan dan Perlindungan Anak mengikuti workshop untuk proses pembuatan buku indikator Kota Layak Anak yang pada saat itu sudah ada namun akan ditelaah dan di bedah kembali oleh pemerintah dan lembaga-lembaga pemerhati anak.

Pada saat itu banyak masukan, kontribusi dan informasi yang bisa diterima, didiskusikan bersama dan kemudian terbentuk rekomendasi kedepannya indikator-indikator tersebut akan seperti apa.

Nah, ternyata tahun lalu, Kementrian sudah menetapkan 5 indikator KLA tersebut. Ada 5 indikator yang wajib dipenuhi untuk menjadi Kota Layak Anak (KLA) yaitu, hak-hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga, kesehatan dasar dan kesehjateraan, pendidikan, perlidungan khusus.

Secara jelas dan mendetail, para pembaca yang tertarik ataupun mendalami tentang Kota Layak Anak dan ingin mengetahui apakah kota anda sudah layak, ah pengertian “layak” disini juga masih rancu, karena pada saat diskusi kami juga banyak mempertanyakan apa sebenarnya definisi layak anak disini? Tidakkah lebih baik ditulis Kota Ramah Anak? Karena layak lebih berkonotasi hanya kepada ruang dan tempat yang notabene fasilitas-fasilitas yang disediakan kota untuk anak layak menempati suatu kota. Tapi kalau ‘ramah’ kata sifat yang lebih memberikan arti manusia yang memberlakukan anak dengan ramah, baik hati, tidak semena-mena, lebih besar artinya dari fasilitas dan infrastruktur itu sendiri, ia lebih kepada karakter penduduknya dalam memperlakukan anak.

Untuk lebih jelasnya, silahkan dibaca disini mengenai indikator Kota Layak Anak tersebut dan bisa diuji cobakan di kota anda. Setidaknya saya salut dengan pemerintah kita yang sudah mengeluarkan Peraturan Menteri no.12 Tahun 2011 ini. Tinggal bagaimana pemerintah dan masyarakat menerima dan mau mengimplementasikan indikator-indikator ini ke dalam program-program dan kegiatan mereka supaya anak-anak kita layak tinggal di kota-kota kita ini.

Salam bahagia untuk anak Nusantara😉

 

 

Silahkan membaca tautan tentang Kota Layak Anak dan Peraturan Menteri tsb disini dan disini